AYAH....
Apa yg ada dibenak ku ketika menyebutkan kata Ayah. Dia merupakan lelaki terhebat yg pernah aku miliki. Seorang pemimpin yg tangguh saat semua cobaan yg Tuhan berikan kepada kami datang. Ia tetap berusaha untuk bangkit walaupun sangat sulit.
Bertahun-tahun itu sudah berlalu, pada akhirnya aku benar-benar sangat membencinya. Entah kenapa hal itu terjadi, tapi itulah pada kenyataannya.
Menyakitkan memang ketika mengatakan bahwa aku sudah tak peduli lagi dengan nya. Sekarang aku benar-benar marah dan membencinya. Perasaan ini sakit ketika harus tahu apa yg sebenarnya membuat ku begitu marah dan ingin berteriak keras padanya.
Sudahlah, membencinya nggak akan membuat ku mengubah apa yg terjadi. Sebaiknya berdoa agar dia selalu sehat dan bahagia. Jujur dari hati yang paling dalam, aku sangat mencintainya...